• KULMIN 😎

Belajar Cara Buka Bisnis Clothing dari Jenny Wang, Founder Petite Studio

Banyak bisnis yang sukses berawal dari kebutuhan konsumen akan suatu produk. Permintaan atau demand adalah salah satu hal penting dalam membangun sebuah bisnis. Buat kamu yang ingin belajar cara buka bisnis clothing, yuk baca artikel tentang Jenny Wang, founder Petite Studio yang berhasil menemukan target pasar yang sesuai dan sukses dalam usaha fashionnya.


Petite Studio adalah clothing brand yang menawarkan perpaduan atasan, gaun, celana dan rok trendi dengan ukuran minimalis mulai dari XXS hingga ukuran besar seperti L. Target pasarnya adalah perempuan bertubuh mungil, terutama perempuan Asia yang tinggal di Amerika Serikat. Tak hanya unik, Petite Studio juga memiliki konsep slow fashion movement yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan.


Jenny Wang sebagai pendirinya adalah perempuan asal Cina yang pindah ke Amerika Serikat dan memulai bisnisnya disana. Berawal dari kesulitannya mencari baju untuk ukurannya, akhirnya ia memiliki ide untuk membuat brand yang menawarkan perhatian khusus yang belum pernah didapatkan oleh para wanita bertubuh mungil (petite shoppers). Karena biasanya petite shoppers ini sulit mencari ukuran pas dari pasar atau toko retail.


"Salah satu alasan terbesar saya memulai usaha ini adalah karena ketika saya pindah ke Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu, saya kesulitan menemukan pakaian yang cocok untuk saya," ujar Jenny Wang. "Teman-teman saya dan saya, kami terus-menerus pergi ke bagian anak-anak untuk mencoba menemukan pakaian yang cocok untuk kami."


Pada 2016, belum banyak clothing brand yang menjual pakaian ukuran kecil untuk wanita dewasa. Jenny wang membaca peluang tersebut dan akhirnya memutuskan untuk membuka clothing brand miliknya sendiri.



Source: Petite Studio


Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Buka Bisnis Clothing


Dilansir dari Marie Claire, Jenny Wang membagikan beberapa pengalaman dan tipsnya dalam bisnis clothing. Berikut hal-hal yang perlu diketahui sebelum kamu buka bisnis clothing:


1. Riset Pasar

Jika kamu melakukan atau menciptakan sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan pasar, semua akan sia-sia. “Semua produk yang kami lihat sukses dipenuhi oleh permintaan pasar, jadi itu sangat penting. Khususnya bagi kami, kami melihat kebutuhan akan pakaian yang mewakili komunitas mungil (petite community).”


“Saya mengikuti blogger Extra Petite dan jika kamu membuka komentarnya, ada puluhan ribu gadis yang bertanya, ‘Di mana kamu menemukan celana mungil yang sangat pas ini?’ Gadis-gadis itu ingin tahu di mana menemukan barang-barang ini dan sejauh yang kuketahui, dulu belum ada merek baju ukuran petite di Amerika.” Kata Wang.


2. Temukan Tim yang Cocok dan Solid


Bisnis yang baik tentunya diisi oleh tim yang solid. Kamu perlu menemukan tim yang sesuai agar bisnismu berjalan lancar. Jika kamu belum punya tim yang besar, kamu bisa mengajak satu atau dua orang yang kamu percaya untuk bekerjasama.


Misalkan, kamu memimpin bagian operasional, lalu ada yang mengurus bagian design dan ada yang mengurus bagian sosial media dan marketing. Meskipun dengan minim SDM, namun kamu tetap bisa buka bisnis dengan memiliki tim inti.


3. Promosi yang Tepat


Promosi yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan bisnis. Kamu bisa mempergunakan sosial media dan digital marketing sebagai salah satu cara promosi. Menggunakan jasa influencer untuk branding seperti pilihan Jenny Wang juga merupakan cara yang oke.


Jenny Wang sebagai founder Petite Studio mengatakan, “Saya suka memanfaatkan pengalaman influencer. Saya sering mengirim email kepada semua orang, tetapi kami juga memiliki staf humas yang membantu saya menjangkau influencer yang telah bekerja sama dengan kami selama dua tahun terakhir. Saya tetap berhubungan dengan mereka dan mengirimi mereka karya terbaru setiap musim.”


4. Belajar Bisnis dengan Tekun


Jika kamu ada background di bidang bisnis, segala urusan tentu akan jadi lebih mudah. Namun, jika kamu tidak ada background bisnis, jangan khawatir. Kamu bisa selalu belajar dari mana saja, seperti buku, video YouTube dan orang-orang yang lebih dulu terjun di bidang clothing.


“Dalam pengalaman pribadi saya, sangat membantu bahwa saya memiliki latar belakang bisnis. Menurut saya, seorang perancang busana tanpa pengalaman bisnis cenderung berpikir lebih dari perspektif desain, tetapi saya cenderung berpikir dari perspektif pelanggan,"


"Saya melihat data setiap hari untuk melihat produk apa yang laku dan apa yang tidak. Jangan takut untuk meminta bantuan. Bagian yang sangat saya minta bantuannya adalah bagian manajemen bisnis dan fungsi. Kamu dapat belajar dari orang lain dan pengalaman mereka. Juga, baca lebih banyak buku yang berhubungan dengan bisnis.” ucap Jenny Wang dalam wawancara bersama Marie Claire.


Belajar bisnis bisa dimana saja, yang terpenting jangan terlalu lama stuck dalam rencana. Kamu bisa segera mulai setelah persiapan matang dan memiliki keyakinan kuat kalau semuanya pasti berjalan dengan lancar. Temukan peluang dan mulai dari sana.


Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuka bisnis clothing menurut pengalaman Jenny Wang, founder dari brand Petite Studio. Semoga bermanfaat!


Salam CUAN,


Kulmin.



Article written by Anisa Ramadhani





Referensi:

https://www.marieclaire.com/career-advice/a7896/how-to-start-your-own-clothing-label/

Diakses pada 22 November 2022


1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua